LelakikuMatahari masih terus bersinar terangBintang masih menghiasai malam dengan kerlipnyaSemua keindahan itu masih bisa terus dinikmatiNamun hanya diri ini yang tidak dapat menikmatinyaRasa ingin marah dengan nasibMengapa mata ini tak mampu melihat, segalanyaSempat terpikir dengan hidup yang tidak adil iniSampai saat aku menemukannyaSinar pencerah hati, pengusir piluLelaki yang jauh dari sempurnaTidak tampan, tidak juga kayaNamun hatinya sangat kaya dengan keimanan dan sikapnyaDia mengajarkanku segalanyaTerus menjadi sinar harapan yang selalu rapuhLelaki yang membawaku untuk mendekat pada-NyaHingga padanya lah hatiku berlabuhLelaki yang sederhana itu, kini menjadi imamkuMembimbingku dan menerimaku apa adanyaTerimakasih Tuhan, kau kirimkan lelaki ituHarapanku hanya maut lah yang dapat memisahkan kami
Aamiin
Senin, 17 Februari 2014
Puisi sederhana
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar